Petani Sukses Part 2

      Saat Ramli berumur 12 tahun kerasnya kehidupan menerpa kehidupanya, dia bekerja keras untuk membantu ibu dan adik-adiknya, semua pekerjaan orang dewasa dikukan baik itu bekerja serabutan, menjadi buruh tani, berkuli dilakukannya sepenuh hati, agar kebutuhan ibu dan adik-adiknya bisa terpenuhi. 

     Di umur 12 tahun seharusnya anak-anak masih dalam dunia main bersama teman sebayanya, namun apa daya masa kecilnya tergadai dengan kerasnya kehidupan semenjak sang ayah bercerai dengan ibunya, tapi hal itu tidak menjadi penghalang buat ramli untuk beraktifitas menjadi tulang punggung keluarganya.

     Ramli suatu ketika bekerja di sawah toke padi, sang toke padi sangat sayang padanya karena Ramli bekerja sangat rajin dan bersungguh-sunguh, saat pekerja lain banyak istirahatnya dan merokok-rokok menghabiskan waktu tetapi Ramli tidak demikian dan tidak terpengaruh dia tetap bekerja bersungguh-sungguh menyelesaikan pekerjaannya karena bagi Ramli kalau bekerja itu ya bekerja bukan main-main, hal itulah yang membuat sang toke sangat senang dengan Ramli.

     Sang toke biasa dipanggil Jobay, orang yang terkaya di kampung jati itu, Jobay ini sering membantu dan mensupport Ramli agar bekerja bersungguh-sungguh sehingga cita-cita nya menyekolahkan adik-adiknya tercapai.

Bersambung...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layang-layang khas Minang Kabau

Kereta Egois